husni
husni
  • 17 Des 2025, 09.51
  • 2 min read
News

Visa Luncurkan Layanan Konsultasi Stablecoin Global untuk Perbankan dan Fintech

Visa (NYSE: V) secara resmi meluncurkan 'Stablecoins Advisory Practice', sebuah layanan konsultasi global di bawah divisi Visa Consulting & Analytics (VCA). Inisiatif yang diumumkan pada 15 Desember 2025 ini bertujuan untuk membimbing bank, fintech, dan merchant dalam merancang strategi, memahami tren pasar, serta mengimplementasikan teknologi stablecoin ke dalam operasional mereka. Langkah ini diambil seiring dengan volume penyelesaian stablecoin Visa yang mencapai angka tahunan $3,5 miliar, menegaskan posisi strategis Visa sebagai jembatan utama antara sistem pembayaran tradisional dan infrastruktur blockchain masa depan.

Visa Luncurkan Layanan Konsultasi Stablecoin Global untuk Perbankan dan Fintech

Visa Perkuat Dominasi Aset Digital dengan Peluncuran 'Stablecoins Advisory Practice'

Raksasa pembayaran global, Visa Inc., baru saja mengambil langkah besar dalam ekosistem aset digital dengan meluncurkan Stablecoins Advisory Practice. Layanan konsultasi baru ini berada di bawah divisi Visa Consulting & Analytics (VCA) dan dirancang khusus untuk membantu lembaga keuangan, fintech, dan bisnis dari berbagai skala dalam menavigasi kompleksitas teknologi stablecoin.

Peluncuran ini dilakukan di tengah pertumbuhan masif pasar stablecoin global yang kini telah melampaui kapitalisasi pasar sebesar $250 miliar.

Layanan Utama dan Fokus Strategis

Melalui jaringan global yang terdiri dari ribuan konsultan, ilmuwan data, dan pakar produk, Visa menawarkan rangkaian layanan komprehensif untuk mendukung adopsi stablecoin secara institusional:

  • Edukasi dan Pelatihan: Program pelatihan khusus mengenai tren pasar, termasuk kursus baru melalui Visa University.
  • Pengembangan Strategi: Bimbingan dalam merencanakan strategi masuk pasar (market entry) dan kesesuaian produk.
  • Integrasi Teknologi: Dukungan teknis untuk mengaktifkan teknologi stablecoin ke dalam sistem perbankan yang sudah ada.
  • Analisis Kasus Penggunaan: Penilaian potensi penggunaan stablecoin untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi biaya pembayaran, terutama untuk transaksi lintas batas.

Mendorong Efisiensi Pembayaran Global

Inisiatif ini bukan sekadar layanan konsultasi, melainkan respons terhadap data nyata. Per 30 November 2025, Visa melaporkan bahwa volume penyelesaian (settlement) menggunakan stablecoin di jaringannya telah mencapai angka tahunan sebesar $3,5 miliar.

Beberapa poin penting di balik strategi Visa ini meliputi:

  1. Likuiditas Real-Time: Dengan stablecoin seperti USDC, bank dapat melakukan pendanaan (pre-funding) transaksi lintas batas secara instan melalui platform Visa Direct, tanpa terhambat oleh jam operasional bank tradisional.
  2. Mitigasi Risiko: Visa membantu klien mengidentifikasi risiko regulasi dan operasional sebelum mengimplementasikan solusi berbasis blockchain.
  3. Klien Awal: Institusi besar seperti Navy Federal Credit Union, Pathward, dan VyStar Credit Union telah mulai bekerja sama dengan praktik konsultasi ini.

"Memiliki strategi stablecoin yang komprehensif sangat krusial dalam lanskap digital saat ini. Kami bangga dapat membantu klien tetap tangkas dan kompetitif saat ruang ini berevolusi," kata Carl Rutstein, Global Head of Visa Consulting & Analytics.

Kesimpulan

Peluncuran Stablecoins Advisory Practice oleh Visa menandai fase baru dalam evolusi pembayaran digital. Dengan memberikan bimbingan strategis kepada bank dan institusi keuangan, Visa tidak hanya mendorong adopsi stablecoin, tetapi juga memastikan bahwa transisi menuju ekonomi digital berbasis blockchain berjalan aman, efisien, dan sesuai dengan standar regulasi global.

611

Related Posts

Artikel terkait yang mungkin Anda suka

View All

Latest Posts

Artikel terbaru dari blog kami