husni
husni
  • 18 Des 2025, 09.31
  • 3 min read
News

Parlemen Rusia Tegaskan Kripto Hanya Instrumen Investasi, Bukan Alat Pembayaran Sah

Anatoly Aksakov, Ketua Komite Pasar Keuangan Duma Negara Rusia, memberikan pernyataan tegas bahwa mata uang kripto tidak akan pernah diakui sebagai alat pembayaran yang sah di dalam yurisdiksi Rusia. Meskipun Rusia telah memanfaatkan aset digital untuk memfasilitasi perdagangan lintas batas guna menghindari sanksi internasional, pemerintah tetap mewajibkan penggunaan rubel untuk semua transaksi domestik. Kebijakan ini mencerminkan sikap konservatif Bank Sentral Rusia (CBR) yang memandang kripto murni sebagai instrumen investasi dan bukan sebagai pengganti mata uang nasional dalam sistem keuangan dalam negeri.

Parlemen Rusia Tegaskan Kripto Hanya Instrumen Investasi, Bukan Alat Pembayaran Sah

Larangan Domestik Tetap Berlaku: Rusia Batasi Peran Kripto Hanya Sebagai Aset Investasi

Pemerintah Rusia memperjelas garis pemisah antara penggunaan aset digital untuk kebutuhan internasional dan penggunaannya di dalam negeri. Anatoly Aksakov, Ketua Komite Pasar Keuangan di Duma Negara (majelis rendah parlemen Rusia), menegaskan bahwa Cryptocurrency tidak akan diberikan status sebagai mata uang sah di Rusia.

Pernyataan ini muncul di tengah laporan mengenai meningkatnya penggunaan aset kripto oleh entitas Rusia untuk menembus hambatan sanksi dalam perdagangan luar negeri.


Rubel Sebagai Satu-Satunya Alat Pembayaran Sah

Dalam konferensi pers terbaru, Aksakov menekankan kedaulatan mata uang nasional Rusia atas semua bentuk aset digital. Ia memberikan batasan yang sangat jelas mengenai fungsi kripto bagi warga negara Rusia:

  • Instrumen Investasi: Kripto diperbolehkan sebagai aset yang dimiliki untuk tujuan spekulasi atau simpanan nilai.
  • Larangan Transaksi: Penggunaan kripto untuk membeli barang atau jasa di dalam wilayah Rusia tetap dilarang secara hukum.
  • Mandat Rubel: Segala jenis kewajiban pembayaran dalam negeri wajib diselesaikan menggunakan mata uang Rubel.

"Harus dipahami bahwa Cryptocurrency tidak akan pernah menjadi uang di negara kita. Cryptocurrency hanya dapat digunakan sebagai instrumen investasi. Jika sesuatu perlu dibayar, itu hanya dapat dibayar dengan rubel," tegas Aksakov.


Kebijakan Konservatif Bank Sentral Rusia (CBR)

Sikap yang diambil oleh Duma Negara ini selaras dengan pandangan Bank Sentral Rusia (CBR). Regulator moneter tersebut dikenal sangat konservatif dan telah lama memperingatkan risiko stabilitas keuangan yang dibawa oleh mata uang digital jika dibiarkan masuk ke sistem pembayaran ritel.

Beberapa alasan di balik sikap keras ini meliputi:

  1. Kontrol Moneter: Mempertahankan kemampuan Bank Sentral untuk mengelola inflasi dan peredaran uang melalui rubel.
  2. Perlindungan Konsumen: Mengurangi risiko kerugian masyarakat akibat volatilitas harga aset digital yang ekstrim.
  3. Pencegahan Kriminalitas: Mengurangi potensi penggunaan aset digital untuk pencucian uang atau pendanaan ilegal di dalam negeri.

Strategi Ganda: Domestik vs Lintas Batas

Rusia saat ini menjalankan apa yang oleh banyak pengamat disebut sebagai "Strategi Ganda". Di satu sisi, Moskow secara pragmatis melegalkan eksperimen kripto untuk pembayaran lintas batas guna memastikan kelancaran ekspor dan impor di bawah tekanan sanksi Barat. Namun di sisi lain, mereka memberlakukan "tembok api" untuk mencegah aset tersebut mengganggu stabilitas sistem keuangan domestik.

Langkah ini menunjukkan bahwa bagi pemerintah Rusia, kripto hanyalah alat fungsional untuk geopolitik ekonomi, bukan elemen yang diinginkan untuk menggantikan infrastruktur keuangan tradisional mereka.

Kesimpulan

Penegasan dari Anatoly Aksakov mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan adopsi kripto sebagai alat pembayaran resmi di Rusia. Dengan menetapkan posisi kripto murni sebagai instrumen investasi, Rusia berupaya menyeimbangkan antara pemanfaatan inovasi digital untuk ketahanan ekonomi global dan perlindungan kedaulatan rubel di pasar domestik. Kebijakan ini memastikan bahwa kontrol moneter tetap berada sepenuhnya di tangan Bank Sentral Rusia di tengah dinamika pasar kripto yang terus berkembang.

557

Related Posts

Artikel terkait yang mungkin Anda suka

View All

Latest Posts

Artikel terbaru dari blog kami