husni
husni
  • 19 Des 2025, 05.45
  • 3 min read
Economy

Nasdaq Ajukan Izin Perdagangan Saham 23 Jam ke SEC Guna Akomodasi Pasar Global

Bursa saham Nasdaq dilaporkan tengah berencana mengajukan permohonan resmi kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk memperpanjang jam perdagangan saham hingga 23 jam setiap hari kerja. Langkah ambisius ini diambil untuk merespons lonjakan permintaan perdagangan lintas batas dan menyesuaikan diri dengan dinamika pasar global yang beroperasi hampir nonstop. Jika disetujui, inisiatif ini akan mengubah lanskap perdagangan pasar modal AS secara fundamental, memungkinkan investor global untuk bereaksi terhadap berita ekonomi secara real-time tanpa terkendala batasan waktu operasional bursa tradisional.

Nasdaq Ajukan Izin Perdagangan Saham 23 Jam ke SEC Guna Akomodasi Pasar Global

Revolusi Pasar Modal: Nasdaq Dorong Perdagangan Saham Hampir 24 Jam

Dunia perdagangan saham Amerika Serikat bersiap menghadapi perubahan struktural terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Nasdaq, salah satu bursa efek terbesar di dunia, berencana mengajukan izin kepada SEC (Securities and Exchange Commission) untuk membuka perdagangan saham hingga 23 jam sehari pada hari kerja.

Langkah ini mencerminkan upaya bursa untuk menjembatani kesenjangan antara pasar saham tradisional yang memiliki batasan waktu ketat dengan pasar global lainnya, seperti kripto dan valuta asing, yang beroperasi tanpa henti.


Menanggapi Permintaan Perdagangan Global Nonstop

Dorongan untuk memperpanjang jam perdagangan didorong oleh beberapa faktor utama yang kini mendominasi perilaku investor modern:

  • Aksesibilitas Internasional: Investor dari zona waktu yang berbeda (seperti Asia dan Eropa) dapat bertransaksi langsung pada jam aktif mereka tanpa menunggu pembukaan pasar New York.
  • Respons Cepat Terhadap Berita: Memungkinkan pelaku pasar untuk bereaksi seketika terhadap laporan pendapatan perusahaan atau peristiwa geopolitik yang terjadi di luar jam kerja reguler.
  • Kompetisi dengan Aset Digital: Pasar kripto yang beroperasi 24/7 telah mengubah ekspektasi investor terhadap ketersediaan likuiditas kapan saja.

Implikasi Bagi Struktur Pasar dan Likuiditas

Jika SEC memberikan lampu hijau terhadap permohonan ini, akan ada perubahan signifikan dalam mekanisme operasional pasar modal:

  1. Stabilitas Likuiditas: Perdagangan 23 jam dapat membantu menyebarkan volume transaksi lebih merata, namun juga menantang ketersediaan likuiditas pada jam-jam sepi (midnight trading).
  2. Beban Operasional: Perusahaan pialang dan penyedia infrastruktur pasar harus menyesuaikan sistem teknologi serta dukungan staf untuk menjaga stabilitas transaksi sepanjang hari.
  3. Volatilitas Harga: Jam perdagangan yang lebih panjang memberikan ruang bagi penyesuaian harga yang lebih halus, namun juga dapat meningkatkan risiko volatilitas saat volume perdagangan rendah.

Rencana Nasdaq ini mengikuti tren serupa yang juga mulai dijajaki oleh beberapa bursa lain, termasuk NYSE, yang sebelumnya juga sempat mempertimbangkan wacana perdagangan 24 jam. Hal ini menunjukkan bahwa industri keuangan tradisional mulai menyadari bahwa model jam operasional "9-ke-5" menjadi semakin tidak relevan di era ekonomi digital yang terinterkoneksi secara global.

"Langkah Nasdaq adalah pengakuan bahwa modal tidak pernah tidur, dan infrastruktur pasar harus berevolusi untuk mendukung arus investasi global yang kini bergerak dalam hitungan detik."

Kesimpulan

Rencana Nasdaq untuk mengajukan perdagangan 23 jam ke SEC menandai babak baru dalam evolusi pasar modal Amerika Serikat. Dengan menyesuaikan jam operasional terhadap dinamika permintaan global, Nasdaq berupaya mempertahankan daya saing bursa AS sebagai pusat likuiditas utama dunia. Keberhasilan inisiatif ini akan sangat bergantung pada restu regulasi dan kesiapan infrastruktur teknologi dalam menghadapi tuntutan perdagangan yang hampir tanpa jeda.

944

Related Posts

Artikel terkait yang mungkin Anda suka

View All

Latest Posts

Artikel terbaru dari blog kami