- 10 Des 2025, 06.50
- 3 min read
Bitcoin Menghadapi Tekanan Mid-Cycle Saat Z-Score Turun ke Level Terendah dalam Beberapa Bulan
Analisis kondisi siklus Bitcoin terbaru, pelemahan momentum, indikator Z-Score yang jatuh drastis, dan pentingnya level support $90.000 di fase transisi siklus saat ini.

Bitcoin Menghadapi Tekanan Mid-Cycle Saat Z-Score Turun ke Level Terendah dalam Beberapa Bulan
Data terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin sedang memasuki fase penting dalam siklusnya. Pergerakan harga kini bersinggungan dengan indikator-indikator siklus yang menandakan momentum semakin melemah. Saat ini, Bitcoin berada di sekitar $91.000 setelah periode volatilitas tajam dan beberapa kali rebound dari puncak lokalnya.
Penurunan ini muncul bersamaan dengan sinyal-sinyal siklus yang mengarah pada fase transisi yang lebih sensitif. Secara historis, fase ini memang sering memperlihatkan volatilitas yang lebih tinggi dan kekuatan tren yang mulai berkurang.
586 Hari Setelah Halving: Fase Mid-Cycle yang Kritis
Saat ini sudah 586 hari sejak halving terakhir, menempatkan Bitcoin di pertengahan babak kedua dari siklus berjalan. Periode ini biasanya:
- momentum lebih lemah dibanding awal siklus,
- volatilitas meningkat,
- pasar mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan tren.
Kondisi ini terlihat jelas dari beberapa indikator yang menunjukkan tekanan jangka menengah.
Z-Score Turun ke -1.81: Momentum Melemah
Indikator Z-Score menunjukkan angka negatif -1.81, salah satu level terendah sejak Maret lalu. Angka ini menandakan:
- harga Bitcoin berada di bawah nilai historis yang diharapkan,
- momentum jangka menengah sedang melemah,
- pasar berada dalam kondisi undervalued relatif terhadap siklus sebelumnya.
Penurunan ini diperkuat dengan fakta bahwa harga kini bergerak di bawah SMA 30 hari dan SMA 90 hari, sementara SMA 200 hari berubah menjadi resistensi dinamis yang mencerminkan meningkatnya tekanan jual.
Cycle Return dan Days Into Cycle Mengonfirmasi Pelemahan
Indikator cycle_return juga berada di nilai negatif, mengindikasikan bahwa performa siklus melambat setelah mencapai puncak di paruh pertama 2025.
Sementara itu, indikator days_into_cycle menunjukkan bahwa kita berada dalam periode 52 hari setelah puncak terbaru — kondisi yang masih termasuk normal dalam fase korektif historis, tetapi tetap perlu pengawasan ketat terhadap:
- likuiditas pasar,
- cadangan di platform perdagangan,
- respons investor terhadap volatilitas.
Level $90.000 Menjadi Kunci: Support atau Alarm?
Di tengah kondisi ini, area $90.000 menjadi zona yang sangat penting:
- Jika harga turun di bawah $90.000, risiko koreksi yang lebih dalam akan meningkat.
- Jika harga bertahan di atasnya, peluang untuk membangun struktur dasar baru terbuka, yang memungkinkan Bitcoin menguji kembali level resistance di atasnya.
Kesimpulan
Bitcoin sedang berada dalam fase mid-cycle yang secara historis memang rentan terhadap pelemahan momentum dan konsolidasi berkepanjangan. Z-Score yang jatuh signifikan, tekanan dari moving average utama, serta indikator siklus lainnya mengonfirmasi bahwa pasar perlu berhati-hati.
Namun selama level $90.000 bertahan, ada kesempatan bagi Bitcoin untuk membentuk fondasi kuat sebelum mencoba melanjutkan tren naik berikutnya. Pemantauan terhadap likuiditas, arus masuk bursa, dan kekuatan pembeli akan menjadi penentu arah di fase transisi ini.
Related Posts
Artikel terkait yang mungkin Anda suka
Satoshi Nakamoto Institute Galang Dana untuk Bangun Perpustakaan Bitcoin Arsip Publik

Circle dan Aleo Luncurkan USDCx: Stablecoin USDC Berfokus Privasi Zero-Knowledge

GoTyme Bank Digital Filipina Tawarkan Akses Kripto Langsung ke Jutaan Nasabah Melalui Kemitraan Alpaca

Kepemilikan Bitcoin Korporat Melonjak Tajam Menjadi 1,08 Juta BTC Sejak Awal 2023

Pakistan Pertimbangkan Gunakan Surplus Energi 20 GW untuk Dukung Infrastruktur Bitcoin Mining & AI

Federal Reserve Pangkas Suku Bunga 25 BPS ke 3,50-3,75%, Sinyal Wait-and-See

Latest Posts
Artikel terbaru dari blog kami









